Judul: A Thing Called Us
Penulis: Andry Setiawan
Penerbit: Penerbit Haru
🌸 Jujur, sebenarnya saya kurang suka tema cinta
segitiga yang melibatkan persahabatan. Tadinya saya mengira akan menemukan
adegan di mana dua sahabat saling bersaing dan memusuhi untuk mendapatkan cinta
sahabat wanita mereka. Ternyata, yang seperti itu tidak ada di sini. Daripada
cinta segitiga, novel ini lebih menonjolkan persahabatan Shun, Kotoha, dan Shinji.
🌸 Meski secara terbuka mengakui perasaannya pada
Kotoha, Shun sama sekali tak membenci Shinji atau menganggapnya saingan seperti yang saya pikirkan sebelum membaca buku ini. Sama
seperti Kotoha, dia juga merasakan kehilangan dan kerinduan mendalam ketika Shinji
menghilang.
🌸 Walaupun sejak awal sudah bisa diduga siapa akan
berakhir dengan siapa, tetap ada satu yang masih misteri dan harus membaca
sampai akhir untuk mengetahui nasibnya. Sebenarnya saya sudah menduga alasan
Shinji pergi, tetapi hanya secara umum, dan masih sangat penasaran untuk
mengetahui alasannya secara lebih mendetail.
🌸 Untuk penokohan, saya sangat menyukai karakter Aki
yang ceria dan apa adanya. Agak sebal dengan Kotoha yang egois, tetapi setelah
membaca lebih lanjut, saya bisa memakluminya. Lalu ada Hayato yang terlihat
seenaknya, padahal sebenarnya sangat dewasa dan bijaksana. Shun yang menyimpan kenangan buruk di
masa lalu. Juga Shinji yang misterius. Sebenarnya, bisa dibilang hampir semua tokoh memiliki masa lalu yang rumit. Mungkin hanya Aki yang berasal dari keluarga sempurna.
🌸 Kehidupan dunia kerja juga ditampilkan secara baik
dan mendetail. Bukan sekadar tempelan. Penulis benar-benar melakukan riset dengan sungguh-sungguh. Saya
sampai sempat berpikir, penulis memang bekerja di bidang konstruksi 😂
🌸 Overall, saya merasa nyaman membaca novel ini. Pas
untuk prnyuka cerita bertema persahabtan
atau cinta yang manis tapi tidak berlebihan.

0 komentar:
Posting Komentar